Pages

Tuesday, November 18, 2014

Semangat MPASI!



Halo semuanyaaa... dari sekian banyak metode MPASI akhirnya saya memutuskan berpedoman pada mas Wied Harry Apriadji (pake 'mas' biar keliatan akrab). Milih-milih metode MPASI ini udah kaya milih presiden kudu ditelusuri rekam jejaknya. Sejauh ini saya belajar tentang metode MPASI adalah yang pertama itu....










1. WHO 
Metode ini, dari 6mo baby sudah dikenalkan dengan semua jenis makanan, kecuali gula dan garam. Sebenarnya WHO lebih ke pemberian makanan sedini mungkin baik itu karbo maupun protein. Tujuannya sih untuk menghindari kekurangan zat besi pada bayi ASI. BIasanya pengenalan awal diberikan serealia karena lebih high calorie.


2. BLW (Baby Led Weaning)


Biasanya, bayi ASI cocok dengan metode ini, karena bayi dipersiapkan untuk disapih sejak dini. Bayi ASI sudah terbiasa dengan berhenti setelah kenyang, nah dengan BLW anak pun dilatih agar dapat mengatur sendiri kapan saatnya dia lapar dan kapan harus berhenti makan ketika kenyang yang biasanya di sajikan dengan finger food. No puree.

Bayi bisa makan bersama orang tuanya, ga harus bikin puree, ga butuh blender, grinder, chopper. Lebih simple, anak pun lebih mandiri, mana makanan yang dia suka, mengenal rasa asli makanan dan tekstur. Baby Alo pun saya coba dengan metode ini, dan dia penasaran banget sama makanan di depannya, tapi saya ga sepenuhnya menggunakan metode ini, khawatir tersedak dan beberapa hal yang jadi pertimbangan. Akhirnya saya sesekali coba BLW daripada Baby Alo makan biskuit, saya kasi dia finger food, skalian belajar motorik dan main-main dengan hal baru. Referensinya bisa diliat disini.


3. FC (Food Combining)


Di food combing ini awal MPASI bayi diperkenalkan dengan buah-buahan sampai 6-7 bulan. Lalu selanjutnya diberi karbo, sayur, dan protein nabati. Untuk protein hewani diberikan saat masuk ke bulan 8.
Naahh saya ikut dari saran Wied Harry kalau mengenalkan awal MPASI buah itu baik karena buah mengandung karbo sederhana (gula buah) yang bisa langsung diserap tubuh.Bayi pun diperkenalkan dengan makanan secara bertahap.


Oya,  untuk awal MPASI baiknya bayi diberikan menu yang sama selama 3 hari. Untuk tes alergi, kalo ternyata gpp berarti luluus dan selanjutnya boleh deh dikasi menu itu lagi. Kalau saya coba combine diantara 3 metode itu, tadinya saya lebih prefer ke BLW, tapi setelah banyak cari info ternyata kedokteran pun jarang yang menyarankan BLW. Jadi saya mengambil maanfaat baik2nya saja dari ke 3 metode ini.

Utamanya sih lebih ke FC karena menurut saya mungkin ini yang terbaik untuk tubuh bayi saya. Saya juga sering mengajarkan BLW agar dia lebih terampil, mengenal baik tekstur makanan. Semuanya sih tergantung dari bayi nya sendiri, ibunya yang bisa menilai bayi ini cocoknya dengan metode apa. Mungkin dilihat dari keterampilannya, berat badan atau yang lainnya. Menurut sayaaa awal MPASI saya ini pentiiiiiing banget, secara saya sudah sedikit gagal di ASIX *hiksssss..* di tahap MPASI ini saya mau memberikan yang terbaik untuk sang baby :)


Yang jelas No Instant Food For Baby, yang alami-alami lebih baik, Allah sudah menyediakan semua yang terbaik untuk kita, makanan alami pun mudah ada dimana-mana, jadi kayanya makanan instant untuk bayi itu ga perlu banget, kecuali dalam keadaan yang kefefet, daripada bayinya ga makan kaan hihihi


Hellooo...

Ini apa sih bun?

No no i don't use it

Pake tangan lebih asiiik, hihihihi

Alhamdulillah sekarang sudah masuk ke bulan 8, dan sang baby belum kena instant food sama sekali, meskipun di awal2 kmrn saya dan suami jadi sering telat ngantor, repot nyiapin ini itu buat makanannya. Maklum nubie *haaalessaaannn*


Atau bisa lah di tengok referensi dari dr Tiwi Insya Allah berguna, Happy MPASI para bunchaaan......